Part: 2 - Anak-Anak Bisa Menjelma Jadi Pelaku Kejahatan, Solusinya?

Sosiolog Universitas Nasional Sigit Rochadi menilai kejadian tersebut bukan fenomena pertama. Kejadian seperti itu sejatinya sudah sering...


Sosiolog Universitas Nasional Sigit Rochadi menilai kejadian tersebut bukan fenomena pertama. Kejadian seperti itu sejatinya sudah sering terjadi.

"Ini bukan fenomena baru. Rangsangan seks memang sudah muncul sejak masa anak-anak," kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Rabu malam (26/2/2018).

Dia menjelaskan, anak biasanya menikmati elusan atau belaian orang lain di daerah sensitif. Rangsangan itu berubah menjadi nafsu dan ingin menyalurkannya jika ada dorongan dari luar dan ada objek.

"Sangat mungkin dorongannya adalah gambar dan video yang didapat anak itu dan tidak ada orang dewasa yang memberi arahan atas pikiran dan perasaan yang dia alami. Maka muncul hasrat melampiaskannya," terang dia.

Video atau gambar bagi anak-anak berfungsi sebagai pembenar, karena dia belum bisa membedakan baik atau buruk dan benar atau salah."Ini berarti anak itu berada di lingkungan sosial yang buruk," ujar dia.

Peristiwa di Bogor menambah daftar panjang kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur.

Sebelumnya aksi bullying (perisakan) terhadap siswi SMP di daerah Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada akhir 2017. Dalam bullying yang kental nuansa kekerasan itu, korban dan pelaku dari anak di bawah umur.

Sementara, Indonesia Police Watch (IPW) pada 2014 merilis sejumlah aksi kejahatan yang melibatkan anak-anak di bawah umur sebagai pelaku, dari mencuri sepeda motor, merampok, hingga membunuh rekannya sendiri. Yang miris, ada pembunuhan yang dipicu kasus sepele.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Komisioner Bidang Pengasuhan, Rita Pranawati menilai, ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi seorang anak, sehingga ia bisa menjadi pelaku kejahatan. Menurutnya, itu tidak lepas dari pola asuh serta lingkungan anak.

Dia menilai, orangtua acap salah dalam menerapkan pola asuh kepada anak. Mereka terlalu pasif dalam memperhatikan pertumbuhan anak, sehingga tidak membangun kedekatan secara emosional.

"Yang terjadi anak bisa saja rajin, tapi karena tidak dapat ikatan emosinya, di luar dari orangtuanya bisa saja anak bersikap sebaliknya. Kenapa ini terjadi, ya karena tidak terbangun kedekatan secara emosi, entah kerena alasan orangtua yang sibuk kerja dan lainnya," kata Rita seperti dikutip dari kpai.go.id.

Rita menjelaskan, peran pengasuhan anak dari orangtua sangat dibutuhkan. Lemahnya kontrol bisa menjerumuskan anak pada hal-hal negatif yang berakhir pada penyesalan.

COMMENTS

"BELAJAR ITU SEUMUR HIDUP"
Nama

Berita,2,Kejadian,2,Otomotif,2,Pilkada,2,
ltr
item
RUMAH TEMPLATE: Part: 2 - Anak-Anak Bisa Menjelma Jadi Pelaku Kejahatan, Solusinya?
Part: 2 - Anak-Anak Bisa Menjelma Jadi Pelaku Kejahatan, Solusinya?
https://blogger.googleusercontent.com/img/proxy/AVvXsEjlp1AAslL8d-KHgN2ZPz5fKibi6tVeSfjcO4J29P61it3YMKi9iakSV9pkqiVm61ssq1NzhXw5V4OM6-PWorvgiGtAfxb1VB-SPa6JP3CFRpM205R69LVY3nFfpl57Cba-zK8xNMHyn7hhanWQhvH7hTZ5ENzvlWg3NMGA1ydcE6RVwR4I5vA97XamSdbGPWw9KZ3rQUAsS8BrNHxdxSnNr38vfAn1to9-rzU5rP87ug9obSpD-SdlBRhBDlfpAWOMVVr4VYmVCmhZ4gBG5veGrDfLpw02MdIkOeFpZdhW8JVYk7VKXeMA0Dry5yU_Mrg4_KpHUjDZ7YLtPWe8G_kebR6W6jlCu97L_vh2Z66PihUHJ30BB9VD7GXuAdTWLlbNZuSjnDW8MMjQAA=w945-h600-p-k-no-nu
https://blogger.googleusercontent.com/img/proxy/AVvXsEjlp1AAslL8d-KHgN2ZPz5fKibi6tVeSfjcO4J29P61it3YMKi9iakSV9pkqiVm61ssq1NzhXw5V4OM6-PWorvgiGtAfxb1VB-SPa6JP3CFRpM205R69LVY3nFfpl57Cba-zK8xNMHyn7hhanWQhvH7hTZ5ENzvlWg3NMGA1ydcE6RVwR4I5vA97XamSdbGPWw9KZ3rQUAsS8BrNHxdxSnNr38vfAn1to9-rzU5rP87ug9obSpD-SdlBRhBDlfpAWOMVVr4VYmVCmhZ4gBG5veGrDfLpw02MdIkOeFpZdhW8JVYk7VKXeMA0Dry5yU_Mrg4_KpHUjDZ7YLtPWe8G_kebR6W6jlCu97L_vh2Z66PihUHJ30BB9VD7GXuAdTWLlbNZuSjnDW8MMjQAA=s72-w945-c-h600-p-k-no-nu
RUMAH TEMPLATE
https://blogku-nah.blogspot.com/2018/03/part-2-anak-anak-bisa-menjelma-jadi.html
https://blogku-nah.blogspot.com/
https://blogku-nah.blogspot.com/
https://blogku-nah.blogspot.com/2018/03/part-2-anak-anak-bisa-menjelma-jadi.html
true
3544929397224905841
UTF-8
Lihat Semua Tulisan Halaman Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batalkan Hapus Oleh Home HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA ARTIKEL LAINNYA LABEL ARSIP PENCARIAN SEMUA TULISAN Tulisan yang Anda cari tidak ditemukan. Kembali Ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy Semua Code Pilih Semua Code Semua Code Telah Ter-copy Code/Teks Tidak Dapat Ter-copy, Silahkan Tekan [CTRL]+[C] (Atau CMD+C di Mac) Untuk Copy